LSP-P1 SMKN 2 Kudus Siap Laksanakan Sertifikasi Kompetensi

Posted on Posted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (9/11) Program revitalisasi SMK yang dicanangkan Presiden Jokowi juga ditindaklanjuti oleh SMKN 2 Kudus. SMK sebaga sekolah vokasi bertanggung jawab untuk meningkatakan kompetensi sesuai kompetensi keahlian yang dibidanginya.

Diungkapkan Kepala SMKN 2 Kudus Drs. Harto Sundoyo, M.Pd kompetensi ini ditujukan dengan sertifikat pengakuan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). LSP-P1 merupakan lembaga yang dapat melakukan uji kompetensi kepada siswa SMK dan masyarakat yang membutuhkan.

“Manfaatnya, kami bisa menyelenggarakan uji kompetensi ke siswa. Sehingga, nanti ketika lulus, siswa tersebut memiliki kompetensi yang telah diakui oleh BNSP,” jelasnya.

Diakui, SMKN 2 Kudus merupakan salah satu dari SMK terpilih di Indonesia yang diberi kewenangan oleh BNSP yang berkedudukan di Jakarta, SMK yang beralamat di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, ini diberikan kewenangan untuk melaksanakaan uji kompetensi sesuai dengan bidang keahlian.

“Prosesnya cukup panjang. Mulai menyiapkan tim asesor kompeten dari SMKN 2 Kudus, sarana prasana, manajemen sekolah, dan persiapan-persiapan lainnya,” tambah Ketua LSP-P1 SMKN 2 Kudus Budi Susanto,M.Pd kemarin.

Di samping itu, proses seleksinya juga cukup panjang BNSP melakukan fulasesment kelayakan operasiaonal LSP-P1 di SMKN 2 Kudus pada 21-25 Mei 2017. Dan penerbitan surat lisensi operasional LSP-P1 pada 28 Juli 2017. Hingga akhirnya pada Oktober 2017 ini, sertifikasi LSP-P1 diumumkan ke seluruh pelajar SMKN 2 Kudus pada Sabtu (28/2017) dalam rangka perayaan HUT ke-13 SMKN 2 Kudus.

Pengumuman itu disambut antusias para siswa dan pengajar di sana. Pasalnya, diraihnya sertifikat LSP-P1 ini adalah bukti kinerja dan tanggung jawab sekolah untuk memberikan manfaat bagi siswa dan masyarakat.

“Ini juga memberikan wujud nyata penigkatan pelayanan prima kepada seluruh siswa dalam rangka menyiapkan diri memasuki dunia kerja. Siswa akan diuji di sekolah sendiri dengan asesor kompetensi yang tersetifikasi,” lanjut Drs. Harto Sundoyo, M.Pd.

Sehingga, siswa tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan sertifikasi pengakuan atas kompetensi yang dikuasai. Pasalnya, setiap peserta uji kompetensi ini akan menjalani serangkaian skema yang sudah sesuai standar BNSP.

Skemanya adalah skema sertifikasi kompetensi inspektor power amplifier electric check, skema sertifikasi engine tune up konvensional, skema sertifikasi engine tune up sistem injeksi, skema sertifikasi pemeliharaan atau servis chasiss, dan skema sertifikasi pemeliharaan sistem elektrikal kendaraan ringan.

Sementara itu, perayaan Ultah ke-13 SMKN 2 Kudus telah mencapai puncaknya pada 28 Oktober lalu. Bersamaan dengan peringtan hari Sumpah Pemuda tahun ini, pihak sekolah juga melaunching gerbang sekolah yang bersimbolkan tumpukan buku. Pihak sekolah juga memeriahkannya dengan bakat dan seni para siswanya dari seluruh ekstrakurikuler yang ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *