Berita Sekolah

Komite SMK N 2 Kudus Bahas Bantuan Dana Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (29/7) Pemberlakuan SPP di SMA/ SMK membuat komite sekolah segera mengambil tindakan. Meski masih ada yang berkeberatan, sebagian wali murid akhirnya sepakat bahwa sekolah tidak lagi gratis. Bahkan, mereka menyadari bahwa kemampuan sekolah untuk memberikan pelayanan seperti sebelumnya semakin terbatas.

Salah satunya dilakukan komite SMK Negeri 2 Kudus. Mereka menggelar rapat. Tujuannya membicarakan sedekah kepada pihak sekolah. Harapannya, pelayanan yang diberikan sekolah tidak berkurang. ”Kalau diminta untuk ber sedekah, kami yakin banyak yang mau,” ujar Ketua Komite SMK Negeri 2 Kudus yang diwakili oleh Supriyono, S.H (29/7).

Dalam rapat tersebut, dihitung kemampuan rata-rata wali murid untuk bisa membantu sekolah. Sedekah  itu, menurut Supriyono, merupakan bentuk kesadaran komite terhadap beban yang saat ini harus ditanggung sekolah.

Komite juga mendesak sekolah untuk segera menetapkan mekanisme pembayaran. Sebab, pada sosialisasi yang dilakukan Sabtu (29/7), pihak sekolah belum menentukan siapa saja yang bakal dibebaskan untuk tidak ber sedekah. ”Kalau bisa ada home visit supaya bisa diketahui mana wali murid yang kurang mampu dan mana yang mampu,” imbuhnya.

Ketua Komite SMK Negeri 2 Kudus yang kali ini diwakili Supriyono, S.H menyatakan, sebagaimana masyarakat lainnya, komite juga menjadi pelaksana. Lantaran sudah menjadi keputusan pemerintah bahwa SMA/SMK dikelola provinsi, pihaknya hanya mengikuti aturan. ”Mereka tidak keberatan gendong ngindit, tidak keberatan untuk saling membantu. Kalau ada niat baik, pasti ada jalan,” ungkapnya. AF/Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *