Berita Sekolah

Choirun Ni’am Alumni TKR SMK N 2 Kudus Raih Silver Medal Pada Asia Pacific Skill Contest 2018 di Thailand

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (2/7) Choirun Ni’am siswa SMK N 2 Kudus lulusan 2015 raih Silver Medal dalam ajang Asia Pacific Skill Contest 2018. Choirun Ni’am yang bertempat tinggal di Jekulo, RT 5 Rw 8 merupakan Lulusan tahun 2015 SMK N 2 Kudus, Ni’am yang akrab dipanggil dulunya merupakan ketua kelas XII TKR 4.

Choirun Ni’am yang bekerja di PT PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), awalnya mengikuti SNMPTN tetapi tidak diterima atau tidak lolos, sehingga dia melamar untuk bekerja dan akhirnya diterima di PT TMMIN.

Pada bulan April 2016 Ni’am mengikuti pendaftaran Asia Pacific Skill Contest selama 2 Bulan hingga pada bulan Agustus 2016 mengikuti seleksi Fisik serta Tes Tertulis. Dia menuturkan dalam wawancara bahwa awalnya dia sangat pesimis karena dalam tes tertulis daya ingatnya kurang atau bisa disebut jelek, setelah tes tertulis Choirun Ni’am mengikuti wawancara dihadapan manager dan ternyata lolos.

“Hanya 6 orang saat itu yang lolos seleksi dari banyaknya peserta, sehingga proses latihan diambil 3 orang kembali. Setelah lolos ke tingkat Toyota Nasional, bertambah lagi menjadi 6 orang, dan disitu diambil lagi menjadi 2 orang termasuk saya,” Tuturnya saat wawancara.

Menjadi 2 orang yang terpilih tidak langsung menjadi perwakilan, Choirun Ni’am dan lawannya diadu kecakapanya kurang lebih selama 4 bulan tapi sayang Choirun Ni’am tidak lolos. Ketidak lolosan Ni’am karena nilai akhir rata rata Ni’am lebih sedikit ketimbang lawannya.

Akhirnya pada tahun 2017 akhir sekitar bulan Desember dia mengikuti mengikuti seleksi kembali untuk mengikuti ajang Asia Pacific Skill Contest yang diselenggarakan di Thailand. Sama seperti tahun kemarin, diambil 2 orang pada bulan Januari sehingga sekitar bulan Mei dan Juni  2018 Ni’am dan lawan ditandingkan dengan hasil akhir Ni’am yang unggul, sehingga Choirun Ni’am lah yang mewakili ke Thailand.

“Saat latihan bertepatan di bulan puasa, sehingga ada beban karena dalam pembuatan 1 produk waktunya 1 jam 20 menit sehingga selama waktu itu saya jongkok,” tambah Ni’am.

Dapat mewakili ajang Asia Pacific Skill Contest yang diadakan di Thailand 2-3 Juli merupakan kebahagian serta beban untuk Choirun Ni’am, beban terberat adalah bagaimana bisa mendapatkan “emas” dalam ajang tersebut, tetapi itu semua terbayar dengan perolehan Silver Medal walaupun tidak seperti yang diinginkannya.

“Tanpa do’a dari orang tua, saudara-saudara serta teman-teman, atasannya dan guru-guru di SMKN 2 Kudus dia tidak bisa seperti ini dan alhamdulillah pada awal tahun ini dia membongkar rumah tempat tinggalnya yang berada di Jekulo dan membangunnya kembali agar lebih layak huni”. Tutup Ni’am. YL/Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *