Pupuk Keimanan dan Jiwa Sosial, SMK Negeri 2 Kudus Laksanakan Ibadah Qurban

Posted 2 CommentsPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (2/9) Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1438 H yang bertepatan pada hari Jumat, 1 September 2017, SMK Negeri menyelenggarakan penyembelihan hewan qurban. Hasil dari penyembelihan hewan qurban ini dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima disekitaran SMK Negeri 2 Kudus.

Acara penyembelihan hewan qurban di SMK Negeri 2 Kudus memang telah menjadi agenda tahunan. Tidak hanya guru, para siswa pun dilibatkan dalam acara ini. dengan rician panitia terpilih dari kelas X dan XI. Drs. Adib selaku ketua Qurban menyebutkan bahwa dengan dilibatkannya siswa dalam acara tersebut, maka dapat memberikan manfaat bagi para siswa itu sendiri, khususnya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Tak hanya itu, para siswa juga dilatih untuk mengorbankan waktu dan tenaganya untuk kepentingan agama.

“Dalam kesempatan ini, kami bisa melatih siswa-siswi kami untuk berorganisasi dalam lingkup keagamaan dan meningkatkan jiwa sosial melalui berbagi dengan sesame”. Ucap Drs. Adib.

Adapun jumlah kerbau yang disembelih yakni sejumlah 2 ekor yang berasal dari sumbangan siswa, dan 3 ekor yang berasal dari qurban guru dan karywan SMK Negeri 2 Kudus atas nama Rustiyono, S.Pd, Wahyuningsih, R. Ahmad Hakam, H. Samanhudi, Eko Wahdyu Widodo Sutiyono, H. Mukhlis, S.Pd, Nur Chamid, Suwiknyo, Dabit Tahfiz Setiawan, Yosodikromo, Suharnani, Ngasir, H. Selamet, Riau Marini, Ida Rosiana, S.Pd, Sri. Hartini, Tri Idayani, S.Pd, Indah Pusporini, S.Pd, Yasmi, Suparjo, dan Khusucidah Laila, S.Pd. Selain itu jumlah kambing yang disembelih ada 5 atas nama Drs. Harto Sundoyo, M.Pd, Anna Setiawati, H. Tasan Sukun dan Drs. Adib.

Acara diawali dengan doa bersama dan dilanjut menyembelih pada pukul 07.00 WIB yang dipimpin oleh Drs. Adib sekaligus sebagai penyembelih hewan qurban tersebut. DA/Red

Upacara HUT RI Ke 72 di SMK N 2 Kudus, Pupuk Nasionalisme Kepada Siswa

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (17/8) Pada 17 Agustus ini, seluruh sekolah di Kudus dipastikan menyelenggarakan upacara. Hal itu dilakukan, lantaran upacara merupakan salah satu bentuk nasionalisme. Termasuk SMK Negeri 2 Kudus juga menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-72 Republik Indonesia yang berlokasi di lapangan utama SMK Negeri 2 Kudus, Kamis (17/8) pagi.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh seluruh guru, karyawan dan siswa kelas X dan XI SMK Negeri 2 Kudus. Dengan inspektur upacara kepala SMK Negeri 2 KudusDrs. Harto Sundoyo, M.Pd.

Siswa terpilih dari siswa kelas X dan XI tergabung dalam pasukan 8, 17, dan 45 pun ikut andil memeriahkan HUT kemerdekaan Republik Indonesia dimana pasukan 8 adalah pasukan yang mengibarkan bendara merah putih.

Dengan upacara ini kami berharap dapat memupuk jiwa nasionalisme para siswa SMK Negeri 2 Kudus, dan rasa cinta tanah air sehingga nantinya siswa-siswi mempunyai cita-cita luhur seperti cita-cita para pejuang bangsa. Tutur Drs. Harto Sundoyo, M.Pd. GH/Red

Puluhan Guru Dan Karyawan SMK Negeri 2 Kudus Meriahkan Gerak Jalan di Kabupaten Kudus

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (15/8) Dalam rangka peringatan HUT kemerdekaan RI ke 72, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus melaksanakan lomba gerak jalan antar instansi se Kabupaten Kudus yang digelar Selasa 15 Agustus 2017 di Pelataran GOR Bung Karno Wergu wetan Kudus jam 14.00 WIB.

Tak mau ketinggalan, tim dari SMK Negeri 2 Kudus pun ikut menyemarakan kegiatan gerak jalan tersebut. Dengan pimpinan barisan Yunior Purba, S.Pd untuk team laki-laki dan Isyana Ria Umami untuk team perempuan.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga melalui Kabid Olahraga Harjuno menjelaskan rute yang harus dilewati para peserta gerak jalan diawali dari halaman GOR Bung Karno Wergu Wetan menuju arah barat hingga jalan Ahmad Yani, dilanjutkan menuju arah Tugu Identitas kemudian Jalan Jenderal Tit Sudono, Jalan Tanjung, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Hoscokroaminoto, kemudian Finish kembali di Gor Bung Karno Wergu Wetan.

Tambahnya, anggota dan susunan barisan, lanjut Harjuno, Setiap regu terdiri dari 11 orang termasuk komandan regu. Kemudian barisan berjajar dua ke belakang, dengan komandan regu disamping barisan, tutup Harjuno.

Sementara itu, untuk mengamankan jalannya lomba gerak jalan pelajar, Jajaran Polres Kudus melakukan pengawalan di sepanjang perjalanan demikian juga ditempatkan personel di jalur-jalur yang rawan terjadi kemacetan. Kasubbag Humas Polres Kudus AKP Sumbar Priyono mengatakan untuk peserta gerak jalan dilakukan pengawalan oleh Satuan Lalu lintas.

“Kami tempatkan personil disetiap persimpangan sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi kemacetan”, ujarnya. AD/Red

Guru SMK Negeri 2 Kudus Berpakaian Adat Tiap Tanggal 15

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (15/8) Setelah pelimpahan SMA dan SMK dari kabupaten ke Provinsi mulai Juli 2017, otomatis SMA dan SMA mengikuti aturan yang diberlakukan oleh provinsi Jawa Tengah termasuk tentang pakaian dinas.

Mengacu pada Surat Gubernur Jawa Tengah tanggal 27 Januari 2015 nomor 065.5/001068 hal Penggunaan Pakaian Adat Jawa Tengah. Dipakai setiap tanggal 15, apabila tanggal tersebut bertepatan dengan hari libur, dipakai pada hari berikutnya, kecuali tanggal 15 jatuh pada hari Sabtu, maka hari Senin memakai pakaian seragam KORPRI.

Tujuan dari pemberlakuan penggunaan pakaian adat adalah “nguri nguri budaya” sehingga pakaian adat tetap lestari dan mengenalkan kepada generasi anak muda sekarang bahwa Indonesia mempunyai pakaian adat yang penuh dengan filosinya. Mengingat saat ini generasi muda lebih tertarik menggunakan pakaian barat.

Adapun pakaian adat yang dapat dipakai untuk Provinsi Jawa Tengah adalah pakaian adat Semarang, Banyumas, Samin Blora dan Banjarnegara yang pada intinya adalah memakai blangkon atau tutup kepala, sorjan atau jas basofi untuk pria dan untuk wanita mengenakan kebaya modern simple yang dimodifikasi dengan jilbab untuk kepraktisan berkendaraan dan bekerja.

Pemandangan di setiap tanggal 15, terlihat berbeda di sekolah sekolah SMA dan SMK termasuk di SMK Negeri 2 Kudus. Terlihat Bapak gurunya mengenakan beskap dan blangkon dan untuk ibu gurunya mengenakan kebaya kutu buku dan jarit batik simple. Terlihat mereka kompak mengenakan seragam pakaian adat di apel pagi dan sewaktu mengajar di kelas.

Menurut salah seorang guru Sejarah, H. Mukhlis, S.Pd merasa senang dengan adanya aturan ini, “Dengan memakai busana adat kita ikut nguri nguri budaya Jawa karena ini temasuk jati diri sebagai bangsa. Sebagai agent of change, guru di sekolah adalah tempat yang tepat untuk mengenalkan kepada anak didik kita bahwa kita mempunyai busana adat Jawa yang patut kita lestarikan”.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kudus, Drs. Harto Sundoyo, M.Pd mengatakan bahwa sekolah ini sudah menerapkan aturan ini Maret tahun lalu dan sekolah ikut mendorong dan memfasilitasinya. “Kita mengapresiasi guru guru yang sudah mengenakan pakaian adat tiap tanggal 15 di lingkungan sekolah. Sekolah kita memilih pakaian adat Surakarta sebagai pakaian adat”.

Diperoleh informasi bahwa hampir seluruh sekolah SMA dan SMK negeri di Kudus sudah melaksanakan aturan pakaian dinas yaitu pakaian adat tiap tanggal 15.

Sumber: http://isknews.com/guru-sma-smk-berpakaian-adat-tiap-tanggal-15/

Hari Pramuka, AKP Suharyanto Berpesan Untuk Jauhi Narkoba

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (14/8) Upacara peringatan hari Pramuka yang ke-52 dilaksanakan oleh seluruh keluarga besar SMK Negeri 2 Kudus, selain itu juga dihadiri dari pihak Kepolisian. Pelaksanaan upacara bertempat dilapangan utama SMK Negeri 2 Kudus yang dimulai pada pukul 07.00 WIB, Senin (14/8).

Petugas upacara kali ini langsung dari anggota Bantara Abirama (Abiyoso-Ratushima). Prosesi acara tersebut berlangsung secara khidmat karena untuk kali ini Pembukaan UUD 1945, Dasa Dharma dan Tri Satya tanpa membaca teks.

Pembina upacara peringatan hari pramuka untuk kali ini dari Kepolisian yang diwakili oleh Kapolsek kecamatan Dawe AKP Suharyanto, beliau menyampaikan mengenai perihal narkoba. Siswa SMK Negeri 2 Kudus diharap agar senantiasa menjauhi barang terlarang yaitu narkoba, karena kita tahu bahwa narkoba adalah salah satu perusak bangsa, perusak diri kita. Ujar AKP Suharyanto.

Tambahnya, kita harus mewaspadai peredaran narkoba, karena benda tersebut sudah beredar ke siswa-siswa, Perlu di ingat hukuman bagi pengedar narkoba dan pemaakai narkoba adalah berat. Tutup AKP Suharyanto.

Di akhir upacara ditutup dengan menyanyikan lagu Himne pramuka dengan suasana yang sangat Khitmad dan foto bersama antara para anggota kepolisian dan para siswa kelas X dan XI. LS/Red