M Nor Thoat, Alumni SMK N 2 Kudus Raih The Best Technician Contest Mitsubishi Motor tingkat Nasional

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (06/2) Adalah Muhammad Nor Thoat almumni SMK Negeri 2 Kudus tahun 2012 jurusan TKR yang akhir-akhir ini menjadi sosok yang hangat diperbincangkan baik didalam sekolah maupun di Mitsubishi Motor.

Alumni yang bekerja di PT. Sun Motor Kudus sejak Agustus 2012 ini menyabet juara 1 untuk katagori Best Technician Contest Mitsubishi Motor tingkat Nasional yang dilaksanakan di PT. MMKSI Jakarta.

Lomba Technician Contest tersebut dilaksanakan pada bulan Mei 2017 bertempat di Yogyakarta untuk tahap pertama, dan untuk tahap kedua di Kebumen selanjutnya di PT. MMKSI Jakarta untuk tahap ketiga.

“Alhamdulillah tiap tahap bisa lolos, karena yang diambil satu orang mewakili masing-masing region dan saya mewakili region 2 yang melipti wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta dan Bali”. Ujar Thoat.

Tambahnya, “Semoga hasil ini bisa membuat motifasi belajar buat teman-teman yang lain khususnya adik-adik SMK N 2 Kudus”.

“Tahap Final The Best Technician Contest Mitsubishi Motor tingkat Nasional alhamdulillah dapat juara I dan alhamdulillah piala tetap I dan piala bergilir I, nantinya piala tersebut akan saya kasihkan ke dealer PT. Sun Star Motor Kudus karena  berkat dukungan moral dan material (lahir dan batin:Red) serta doa dari teman-teman dan pimpinan saya bisa seperti ini”. Tutup Thoat. EI/Red

Rika Yaitul Islami, Selera Novel Tetap Terjaga

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (2/2) Awal tak menyenangkan dirasakan oleh Rika Yaitul Islami saat berkecimpung di bidang seni tari. Dia merasa kurang sreg. Tapi dia menurutmu kemauan orang tuanya. Lama-lama jadi menarik perhatiannya.

Mahasiswi jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dadar (PGSD) menerangkan, sebenarnya tari bukan hobinya. Perempuan yang akrab dipanggil Rika ini lebih suka membaca buku sastra. Demi menuruti orang tua, dia ikut sanggar tari.

“Saya sempat malas pergi latihan, tapi disanggar tersebut melihat ada orang-orang yang usianya jauh lebih Tua semangat belajar tari. Dari itulah hati saya terketuk mulai serius belajar tari,” terangnya kemarin.

Setelah berjalan satu bulan dia merasa nyaman. Bahkan, warga RT 5 RW 6, Desain Rejosari, Kecamatan Dawe ini bergabung dengan kesenian wayang orang.

Menurutnya, sebagai mahasiswi ikut nguri-uri budaya yang hampir punah. Diapun rela menempuh jarak kiloan meter untuk latihan wayang orang.

“Saya kalau latihan di Balai Desa Karangbener, Kecamatan Bae. Jadi orang tua saya makin semangat, rela mengantar dan nanti menjemput usai latihan. Karena malam hari tidak diizinkan naik kendaraan sendiri,” ungkapnya.

Dia merasa beruntung Masuk sanggar tari. Mengingat di PGSD bisa tari. “Tapi cita-cita saya tidak jadi penari, melainkan penulis novel/guru. Ini hanya untuk menambah skill saya. Tapi serius saya tekuni. Ini amanat orang tua karena ingin anaknya pintar tari. Padahal tidak ada darah seni sama sekali,” terangnya.

Meski menekuni tari menghilangkan selera membaca buku-buku sastra. Dia tetap menulis meski cerita pendek. Dia menganggap ide atau curahan Hari bisa dituangkan dalam tulisan.

“Untuk konsumsi sendiri, belum percaya diri untuk mengirimkan cerpen ke media. Tapi suatu saat saya akan mencoba publikasikan. Keinginan saya jadi penulis novel saat ini kuat. Jadi perlu saya asah terus,” terangnya.

Source: Radar Kudus

Hadapi UNBK, SMK N 2 Kudus Laksanakan Simulasi Kedua

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (31/1) Berbagai persiapan terus dilakukan SMK N 2 Kudus dalam menghadapi ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Setidaknya sudah dua kali simulasi yang akan dilakukan. Yakni pada November dan Januari.

SMKN 2 Kudus melaksanakan Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer tahun ajaran 2017/2018, Senin (06/11/2017). Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer dilaksanakan oleh seluruh siswa kelas Xll SMKN 2 Kudus baik jurusan TAV, TKR, dan TKJ.

Simulasi Ujian tersebut terdiri dari tiga sesi per hari yang berlangsung hari Rabu (31/1) sampai dengan hari Kamis (1/2) dengan sesi pertama dimulai pukul 07.30 – 09.30 WIB sesi kedua dimulai pukul 10.15 – 12.15 WIB, dan sesi ketiga dimulai pukul 13.00 – 15.00 WIB. Materi yang diujikan pada hari pertama adalah gabungan Bahasa Indonesia dan Matematika, sedangkan pada hari kedua adalah Bahasa Inggris.

Simulasi Ujian Nasional dilaksanakan di empat ruang diantaranya ialah Lab KKPI menjadi ruang A, Lab TKJ 1 menjadi ruang B, Lab TKJ 3 menjadi ruang C, Lab TKJ 4 menjadi ruang D.

Ruang A ditempati oleh kelas XII TAV 1 dengan kuota 39 siswa, TKR 1 dengan 39 siswa, TKJ 1 dengan 39 siswa. Ruang B ditempati oleh TAV 2 dengan kuota 39 siswa, TKR 2 dengan 38 siswa, TKJ 2 dengan 39 siswa. Ruang C ditempati oleh TAV 3 dengan kuota 39 siswa, TKR 3 dengan 37 siswa, TKJ 3 dengan 39 orang. Ruang D ditempati oleh TAV 4 dengan 39 siswa, TKR 4 dengan 38 siswa, TKJ 4 dengan 39 siswa.

Tujuan dilaksanakan Simulasi Ujian Nasional Berbasis komputer ini adalah untuk mempersiapkan diri para siswa SMK N 2 Kudus dalam menghadapi Ujian Nasional yang mau tidak mau harus mereka hadapi sebagai salah satu syarat untuk lulus dari SMK N 2 Kudus.

“Semoga dengan adanya Simulasi Ujian Nasional ini nantinya betul-betul membuat siswa-siswi kami siap baik mental maupun spritual dan lulus 100%”. Ujar Adi Sasongko, S.Pd selaku Waka Kurikulum.

Tambahnya, simulasi UNBK dilaksanakan tiga kali. Yakni pada November 2017, kemudian Januari 2018, dan Maret 2018. Adi Sasongko menegaskan, evaluasi tahun lalu yang menjadi perhatian kami untuk mempersiapkan siswa-siswi kami sebaik mungkin. “Kemudian memastikan jaringan internet tidak mengalami kendala,” ulas dia. DA/Red

M. Alfian Fathoni Siswa SMK N 2 Kudus Menangi Bupati Cup Katagori Tunggal Remaja Dasar

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (30/1) Kejurkab bulu tangkis Bupati Cup VIII yang digelar pada 23-27 Januari. Kejuaraan tahunan tersebut kali ini akan mempertandingkan 42 nomor di GOR Kaliputu Kudus.

Adapun 42 nomor pertandingan tersebut terdiri atas kategori tunggal prausia dini putra-putri, tungga usia dini putra-putri, tunggal anak-anak putra-putri, tunggal pemula putra-putri, tunggal remaja putra-putri, ganda remaja putra-putri, ganda dewasa putra-putri, dan ganda veteran putra.

Kategori-kategori tersebut akan dibagi ke dalam tiga divisi yakni dasar, madya, dan utama. Sedangkan khusus kategori prausia dini putra-putri dan veteran, hanya akan mempertandingkan divisi madya dan utama. Adapun untuk kemampuan utama boleh diikuti peserta luar kota atau digelar terbuka.

Para pemenang mulai juara I hingga semifinal kelompok prausia dini, anak-anak, pemula, dan remaja akan mendapatkan alat-alat olahraga, piagam, serta piala. Sementara, juara hingga semifinal kelompok remaja utama, dewasa, dan veteran akan memperebutkan total hadiah senilai Rp 35 juta.

Muhammad Alfian Fathoni siswa SMK N 2 Kudus, adalah salah satu pemenang juara I katagori tunggal remaja dasar yang mengalahkan PB. Menara dengan skor 21-11 dan 21-15.

Dengan adanya lomba-lomba seperti itu bisa mendapatkan potensi atlet muda yang lebih baik tidak hanya didalam kabupaten Kudus tapi juga diluar kabupaten Kudus juga. Ungkap Alfian.

Tambahnya, Saya merasa senang karena saya dapat mengalahkan pemain unggulan satu dari PB. Menara. Tutup Alfian. EI/Red

Tiga Siswa SMK Negeri 2 Kudus Gondol Emas dan Perak Kejuaraan Lemkari

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus,Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (29/01) Tiga siswa SMK N 2 Kudus gondol emas dan perak dalam Kejuaraan Lemkari (Lembaga Karate-do Indonesia) Jawa Tengah dalam ajang Piala Bupati Purbalingga 2018, yang bertempat di GOR Samiaji Purbalingga pada Sabtu (27/01).

Kejuaraan tersebut diikuti oleh 20 kontingen dojo (tempat latihan) yang merupakan perwakilan dari masing-masing kabupaten di Jawa Tengah. Pertandingan tersebut meliputi kelas usia dini (8-9 tahun) yaitu pertandingan kata (latihan jurus atau bunga karate) dan kumite (latihan tanding/sparingan) yang diikuti oleh total 450 peserta dengan 610 pertandingan.

Adalah Ragil Bagus siswa SMK N 2 Kudus dari jurusan TAV gondol emas kelas kumite junior putra -65, kemudian Muhammad Kholif dari jurusan TKR gondol emas dalam kelas kumite junior putra -55 dilanjut Al A’la dari jurusan TKR  gondol perak dalam kelas kumite junior putra -61.

“Semua perolehan tersebut didapatkan karena kami berlatih secara sungguh-sungguh dan alhamdulillah kami tenang saat diarena” tutur Muhammad Kholif Salah satu karateka. YL/Red