The Real Expetation Of Celebration Tema HUT SMK N 2 Kudus Ke-13

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (28/10) Mengangkat tema “The Real Expetation of Celebration atau Harapan yang Sesungguhnya dari Sebuah Perayaan”. SMK Negeri 2 Kudus merayakan hari jadinya yang ke-13 dengan judul “Skada Spectaphora”. Perayaan dilaksanakan pada hari Sabtu (28/10) yang bersamaan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda. Dimulai pada pukul 07.35 WIB dan selesai pada pukul 14.00 WIB.

Secara simbolis, pembukaan HUT SMK Negeri 2 Kudus ke-13 dilakukan dengan cara memotong tumpeng oleh Drs. Harto Sundoyo M.Pd selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kudus. Perayaan HUT kali ini berbeda dengan perayaan-perayaan sebelumnya, yakni Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kudus yang pertama, Drs. Bambang Iriyanto, ikut hadir dalam perayaan HUT ke-13.

Dalam sambutannya, Drs. Bambang Iriyanto menyampaikan sejarah awal berdirinya SMK Negeri 2 Kudus yang mulanya hanyalah sebuah SMK kecil yang terletak di Lereng Gunung Muria, sekarang telah menjadi SMK yang cukup besar dan memiliki prestasi yang tak kalah dengan sekolah lainnya yang usianya lebih tua dari SMK Negeri 2 Kudus.

Dilanjut dengan acara peresmian LSP-P1 (Lembaga Sertifikasi Proferi Pihak Pertama) sekaligus penerbangan balon HUT SMK Negeri 2 Kudus. Kemudian dilanjutkan dengan peresmian Biorama prestasi SMK Negeri 2 Kudus. Acara selanjutnya adalah peresmian Gapura SMK Negeri 2 kudus. Setelah acara peresmian Gapura dilanjutkan dengan kegiatan Aerobik yang diikuti oleh seluruh warga SMK Negeri 2 Kudus dengan rute jalan yang tak jauh dari lingkungn sekitar Desa Rejosari.

Ditengah perjalanan aerobik para siswa mendapatkan stiker sekaligus kupon yang nantinya akan di undi untuk doorprize. Hadiah utamanya adalah sebuah sepeda dan kipas angin. Selesai aerobik, seluruh warga SMK Negeri 2 Kudus dihibur dengan penampilan Band dari guru-guru SMK Negeri 2 Kudus.

Setelah itu, acara GNOTA (Gerakan Orang Tua Asuh) atau biasa disebut dengan santunan anak yatim dengan memberikan bantuan kepada para siswa yang sudah menjadi yatim atau piatu. Ekstrakurikuler Rebana juga ikut memeriahkan perayaan HUT SMK Negeri 2 Kudus ke-13 dengan mengajak warga SMK Negeri 2 Kudus untuk bersholawat.

Tak hanya itu, dalam acara HUT yang ke-13 ini seluruh ekstrakurikuler di SMK Negeri 2 Kudus ikut berpartisipasi menampilkan kebolehannya atau bakat dari masing-masing ekstrakurikuler. Diantaranya adalah ektrakurikuler Musik, Pencak Silat (Tapak Suci), Karate, Teater, Panahan, Pramuka, dan PMR.

Teater menampilkan drama yang berjudul “Tercyduk”, PMR menampilkan drama berjudul “Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan”, Pramuka menampilkan bakatnya dalam bidang Simaphore. Seperti yang dikatakan sebelumnya, peserta lomba cipta kostum yang telah mengikuti penilaian pada tanggal 23 Oktober 2017 menampilkan koreografi yang mengiringi lagu Mars SMK Negeri 2 Kudus, We Are Skada sekaligus pengumuman pemenang. Pemenang pertama lomba Cipta Kostum adalah 11 TKJ 1, juara kedua adalah 11 TKJ 4, dan juara ketiga adalah 11 TAV 4.

Berhubung sebelum perayaan HUT SMK Negeri 2 Kudus telah dilaksanakan berbagai macam perlombaan bidang olahraga seperti Volly, Sepakbola, Futsal laki-laki, dan Futsal Putri. Pada hari H HUT SMK Negeri 2 Kudus diumumkan para pemenang beserta pemberian hadiah. Dari Lomba Volly juara pertama diraih oleh XI TKR 3, juara kedua diraih oleh XII TKR 1, dan juara ke tiga diraih oleh XI TAV 4. Dan dari lomba sepak bola juara pertama diraih oleh X TKR 1, juara kedua diraih oleh X TKR 4, dan juara ketiga diraih oleh X TKJ 3. Dan dari lomba futsal putra juara pertama diraih oleh XII TKR 3, juara dua diraih oleh XII TKR 4, dan juara ketiga diraih oleh XII TAV 3, sedangkan untuk futsal putri juara pertama diraih oleh XII TKJ 4, juara dua diraih oleh XII TKJ 3, dan juara ke tiga diraih oleh XII TAV 4. Pertandingan bola volly diadakan hanya untuk para siswa kelas 11. Pertandingan sepak bola diikuti semua siswa kelas 10. Sedangkan untuk futsal laki-laki dan perempuan diikuti oleh kelas 12.

“Di ulang tahun yang ke 13 ini saya harap anak-anak bisa lebih giat belajar, bisa termotivasi dengan adanya Biorama Prestasi yang ada di SMK Negeri 2 Kudus untuk lebih berprestasi dalam bidang akademik maupun non akademik, dan berharap supaya semua warga sekolah bisa berbudaya prestasi” Harapan dari Drs. Harto Sundoyo M.Pd selaku kepala sekolah SMK Negeri 2 Kudus. LS-KY/Red

Gapura Megah SMK Negeri 2 Kudus Hari Ini Diresmikan

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (28/10) Sabtu 28 Oktober 2017 SMKN 2 KUDUS melaksanakan peresmian Gapura yang menjadi gerbang masuk dan keluarnya siswa siswi SMK N 2 Kudus dalam menuntut ilmu, Peresmian Gapura dilaksanapan tepat pukul 08.15 WIB yang di pimpin oleh Drs. Harto Sundoyo, M. Pd selaku kepala sekolah SMK N 2 Kudus yang di tandai dengan pelepasan balon ke udara.

Gapura yang memiliki 5 pilar ini memiliki arti Pilar kelas yang memikul buku, yakni 2 pilar dari atas gapura menggambarkan buku sedangkan 3 pilar dibawahnya menggambarkan siswa smk dengan urutan pilar terpanjang menggambarkan kelas 12 sedangkan 2 pilar bawahnya menggambarkan kelas 11 dan pilar terpendek menggambarkan kelas 10.

Pemilihan design buku inipun membutuhkan waktu yang lama dengan berbagai pertimbangan dari warga sekolah dan akhirnya design buku inilah yang pas untuk dijadikan gapura. Karena membaca dapat meningkatkan kualitas hidup manusia serta menjauhkan dari jurang kebodohan. membaca buku adalah menambah pengetahuan tentang apa yang ada di dunia. Dengan kita membuka, membaca dan memahami buku, baik buku dalam bidang apapun secara sadar atau tidak sadar ilmu pengetahuan, wawasan dan pengembanga dunia telah masuk dalam pikiran kita dengan mudahnya semudah udara dan cahaya yang masuk melalui jendela. Bahkan kita sering mendengan istilah buku sebagai jendela ilmu.

Gapura tersebut memakan waktu 2 bulan dalam  masa pembuatannya. Dengan di buatnya Gapura ini harapannya dapat memotivasi para siswa-siswi SMK N 2 Kudus untuk lebih giat belajar dan menambah minat siswa untuk membaca buku agar menjadi orang sukses yang membanggakan keluarga serta sekolah yang telah menampungnya selama 3 tahun masa pembelajaran.

“Awalnya tidak mengira bisa semegah itu, dan  ternyata bisa lebih bagus dari yang di bayangkan bahkan gapura tersebut mengandung unsur inspiratif yang sangat kuat” Tutur Drs. Harto Sundoyo, M.Pd. NYL/Red

SMK Negeri 2 Kudus Resmikan LSP-P1

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (28/10) LSP-P1 merupakan singkatan dari Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama yang merupakan lembaga pelaksanaan kegiatan sertifikasi profesi diberikan kepada lembaga pendidikan yang memperoleh lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda dan HUT SMK Negeri 2 Kudus, SMK Negeri 2 Kudus memulai operasi LSP-P1 dengan pelepasan balon oleh Drs. Harto Sundoyo, M.Pd, Budi Susanto, S.Pd.,M.Pd dan Drs. Bambang Irianto. Tujuan dari LSP-P1 adalah melakukan pengujian kompetensi atau sertifikasi kepada siswa di sekolah tersebut. Siswa diuji berdasar kompetensi sekema yang telah dilisensi oleh BNSP kepada LSP-P1.

SMK Negeri 2 Kudus yang mendapatkan sertifikat LSP-P1 adalah jurusan TKR dan TAV sedangkan TKJ belum mendapatkan sertifikasi tersebut dikarenakan skema yang di ajukan belum ada dari BNSP. “memang dari direktorat, skema TKJ belum muncul atau belum ada, nanti kalau sudah ada kita urusi agar TKJ dapat ikut sertifikasi, sehingga sementara ini yang ikut TKR dan TAV. Nanti alumni atau sebelum angakatan ke lima lulus dapat mengikuti ujian LSP-P1 tersebut sesuai sekemanya dan mendapat sertifikasi dari BNSP yang ber-logo garuda dan itu berlaku se-Indonesia bahkan ASIA dan diakui, dan untuk jurusan TKJ jangan berkecil hati karena kalian sudah ahli-ahli komputer nanti insya Allah cari kerjaan gampang” tutur Kepala Sekolah Drs. Harto Sundoyo, M.Pd.

“Sebelumnya dulu kita sudah mengajukan tiga jurusan cuma yang mendapatkan persetujuan TKR dan TAV. TKR dan TAV namanya TUK (Tempat Uji Kompetensi), TKR mengajukan 4 skema, TAV mengajukan 2 skema, dan TKJ 2 skema. Tetapi yang disetujui TKR 4 skema, dan TAV 1 skema. Dari 4 skema tersebut boleh diikuti semua, terserah siswa jika ingin mengikuti salah satu, dari 4  yang tiga itu tanpa syarat dalam artian semua boleh mengikuti salah satu atau tiga-tiganya boleh tapi yang satu ada syaratnya yaitu harus lulus disalah satu ujian kompetensi tersebut baru boleh ikut yang kedua. Yang mempunyai sertifikat itu diakui se-Indonesia bahkan internasional bahwaa yang bersangkutan sudah mempunyai kompetensi terhadap bidang-bidang tertentu sehingga layak untuk menjadi seorang pekerja yang berkompeten” Terang Adi Sasongko,S.Pd tentang LSP-P1 selaku Waka Kurikulum SMK Negeri 2 Kudus. INA/Red

Dorong Kreativitas Siswa, OSIS SMK N 2 Kudus Adakan Lomba Cipta Kostum Jelang HUT

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (24/10) Kreativitas merupakan kemampuan untuk membuat sesuatu yang baru yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada. Dalam rangka memperingati HUT SMK Negreri 2 Kudus yang ke 13 dengan mengusung tema Skada Spectaphora, OSIS mengadakan kegiatan lomba cipta kostum bertemakan Tingkatkan Kreativitasmu dengan Berkarya dari Hal yang Sederhana yang dilaksanakan pada hari Selasa (23/10/17).

Lomba yang digelar di lapangan utama SMK Negeri 2 Kudus, dimulai pada pukul 15.00 WIB dan berakhir pada pukul 17.00 WIB. Tujuan dari diadakannya Lomba Cipta Kostum ini karena adalah OSIS ingin memajukan SMK Negeri 2 Kudus dengan cara dan pola pikir yang kreatif.

“Peragawan atau peragawati yang mengikuti Lomba Cipta Kostum merupakan siswa dari perwakilan kelas X dan XI, dari data yang tercatat, jumlah peragawan dan peragawati sejumlah 18 peserta. Harapannya adalah seperti semboyan SMK Negeri 2 Kudus Maju Bersama, jadi kita maju bersama dengan cara yang positif dan berkarya juga berkreasi.” Tutur Fajrul Hamam, Ketua Osis SMK Negeri 2 Kudus.

Juri dari Lomba Cipta Kostum ini adalah Gita Surya S.Pd dan Yuli PrastyawanS.Pd guru di SMK Negeri 2 Kudus. Para peragawan dan peragawati menampilkan kostum yang dikenakan dengan cara ber fashion show diatas cat walk lapangan utama SMK Negeri 2 Kudus.

”Secara keseluruhan kreativitas dari setiap kelas sudah bagus, mereka mempunyai semangat tinggi untuk mengisi kegiatan HUT Skada ini. Aspek penilaiannya dilihat dari keindahan, kerapian, kreativitas, cara berjalan, dan juga ekspresi wajah,” ujar Fajrul.

Pengumuman pemenang akan diumumkan pada tanggal 28 Oktober 2017 ketika peringatan HUT SKADA. ” Rencananya para peragawan peragawati akan digabungkan untuk mengiringi lagu mars SMK Negeri 2 Kudus, We Are Skada,” terangnya.

Nantinya mereka akan dilatih koreografi untuk cara berjalannya. “Seneng bisa ikut memeriahkan dan ikut berkontribusi menyukseskan acara HUT SMK Negeri 2 Kudus, walaupun saya guru baru disini tapi sudah ikut dilibatkan dalam kegiatan penting ini. Saya merasa senang semoga setiap tahun terus ada.” Ucap Gita Surya guru yang juga jadi juri lomba.

Sementara Yuli Prastyawan, yang juga guru disekolah tersebut mengatakan “Tadinya karena saya pikir siswa tak punya waktu untuk merancang busana maka mereka akan secara asal-asalan membuatnya, Tapi waktu hari H tampil, hasilnya lebih dari ekspektasi saya.” katanya.

Keunikan yang ditemukan para juri di lomba Cipta Kostum ini ialah pada peragawan dari kelas XI TKR 2, karena aksesoris pada kostum yang dikenakana dalah dari limbah Compact Disck (CD), Gir, Busi, dan juga Access Point.

Aji Susanto Hermawan salah seorang perwakilan siswa kelas XI TKR 2 menjelaskan bahwa Access Point atau Wifi adalah lambing dari jurusan TKJ, ” CD melambangkan jurusan TAV, dan Gir serta Busi melambangkan jurusan TKR,” katanya.

Mereka mengambil hiasan dari semua jurusan agar kesannya semua jurusan dapat mencolok di kostum itu. Kendala yang mereka alami saat membuat kostum adalah saat mengumpulkan barang-barang, dan teman-teman yang agak sulit untuk diajak kerja sama.

Persiapan membuatnya selama satu minggu. “Saya mau soalnya yang memilih langsung wali kelas untuk kepentingan bersama dan untuk menunjukkan bahwa anak TKR itu kreatif dan mempunyai prinsip yang yakin. Kesan saya setelah mengikuti lomba itu saya merasa senang dan percaya diri,” ungkapnya.

“Awalnya sedikit gugup, malu tapi saya berpikir positif dan prinsip saya yang penting yakin pasti menang tapi jangan sombong dulu.” Ucap Aji Susanto Hermawan. LS/Red

Ikuti Seleksi Festival Teater Pelajar Djarum, Teater SAKA Usung Judul “Drupadi”

Posted Leave a commentPosted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (24/10) Teater SAKA SMKN 2 Kudus mengikuti seleksi Festival Teater Pelajar (FTP) Djarum 2017. Seleksi FTP ini dihadiri tim penilai dari Djarum yaitu: Sugiarto, Waryoto Giyok, dan Andreas Teguh Prayoga pada Senin (23/10/2017).

Pertunjukan teater ini dimulai pukul 14.00 WIBbertemakan kisah wayang yang berjudul “Drupadi”. Pertunjukan selama 45 menit ini bercerita tentang sebuah sayembara panah untuk mendapatkan Drupadi (Dewi Api) yang kemudian dimenangkan oleh Arjuna dari Pandawa. Ibu Kunthi mengatakan kalau mendapat hadiah apapun harus dibagi berlima atas dasar keadilan.Namun ketika yang didapatkan adalah seorang Drupadi, maka ibu Kunthi pun cemas dengan perkataannya sendiri. Suatu hari Pandawa diminta ke Hastinapura untuk permainan dadu, karena permainan itulah Yudhistira mempertaruhkan seluruh harta kerajaannya, saudara-saudaranya, dirinya sendiri, dan termasuk istrinya. Dengan kelicikan Sengkuni, Yudhistira pun kalah sehingga para Kurawa berusaha melucuti pakaian Drupadi. Penghinaan dan pergolakan batin Drupadi itu menyebabkan Drupadi bersumpah bahwa ia tidak akan menyisir dan menggelung rambutnya sebelum ia membasuhnya dengan darah Kurawa serta keramas dengan darah Dursasana. Maka terjadilah perang antara Pandawa dan Kurawa yang dimenangkan para Pandawa” tutur Ima Yulia Arfiani,S.Pd. selaku pembimbing teater SAKA.

Teater ini diperankan oleh anggota teater SAKA dari kelas X,XI,dan XII SMKN 2 Kudus yang terdiri dari 15 orang pemain dan 5 penari. Teater ini diperakan oleh Wahyu Nurul Laila sebagai Drupadi, Hendrix Kurniawan sebagai Sengkuni, Muhammad Sobirin sebagai Yudhistira, Riya Dwi K. sebagai Bima, Galang Priyo W sebagai Arjuna, Wahyu Utomo sebagai Bisma, Khoirul Anam sebagai Dursasana,dkk. Tentu pula didukung oleh para kru teater SAKA yang solid. Dengan persiapan dan latihan yang maksimal selama satu minggu, audience menikmati pertunjukan dan merinding dibuatnya. Demikian tutur beberapa penonton usai pemetasan.

Pertunjukan dengan gemuruh tepuk tangan dari paraaudienceini dilanjutkan dengan kesan,sarandan kritik dari tim penilai Djarum, serta foto bersama.Seleksi FTP ini dapat memberikan ruang kreativitas bagi para siswa SMK N 2 Kudus untuk mengembangkan bakat di bidang seni dalam wadah ekstrakurikuler teater SAKA yang memiliki yel “kukoh” ini. FR/Red