Ambalan Abiyoso SMK N 2 Kudus Gondol Juara 2 Dalam Lomba LCTP

Posted on Posted in Berita Sekolah

Kudus, Jawa Tengah, smkn2kudus.sch.id (12/11) Lomba Cerdas Tangkas Pramuka atau lebih di kenal dengan singkatan LCTP sudah menjadi Program Kerja (Prokja) Dewan Kerja Cabang (DKC) yang diadakan setiap tahunnya. guna menggali potensi-potensi anak pramuka se-Kabupaten Kudus dalam bidang pengetahuan serta mempererat tali silaturahmi antar Ambalan yang berada di seluruh kabupaten Kudus.

Kegiatan ini diawali dengan persiapan yang dilakukan 5 hari sebelum hari H, tepatnya pada hari Senin (6/11) semua kontingen ranting Dawe berkumpul di SD 1 Lau untuk mengikuti Latihan Gabungan (Latgab) persiapan lomba, dalam Latgab ini materi yang disampaikan lebih menjurus ke tehnik kepramukaan antara lain Simaphore, Morse, dan Pionering. Tak hanya satu kali pertemuan untuk mematangkan kegiatan Latihan Gabungan peserta kwaran Dawe dikumpulkan lagi pada hari rabu (8/11) dalam pertemuan yang ke dua materi yang disampaikan terfokus di teori kepramukaan dan pembuatan Peta Pita dan Peta Panorama dalam kegitan latgab peserta di dampingi oleh kak Farida selaku pembantu pembina Ambalan Abiyoso Ambalan Ratu Shima SMKN 2 Kudus.

Seleksi pertama hari sabtu (11/11) Ambalan Abiyoso mengirim 1 tim yang berjumlah 3 orang yaitu Selamet Noor Arifin kelas 11 TAV 4, M. Taufiqqurrohman kelas 11 TKR 1, dan Rizky Bayu Kurniawan kelas 11 TKR 4 sedangkan Ratu Shima Attya Nuril Hidayah kelas 11 TKJ 4, Rina Zuliana kelas 11 TKJ 1, dan Yulia Putri Anggraeni kelas 10 TKJ 3 sebagai perwakilan.

Jumlah seluruh Ambalan yang berpartisipasi sebanyak 32 Ambalan. Peserta berebutan untuk merain score tertinggi di masing-masing kawedanan. SMKN 2 Kudus masuk di kawedanan Tenggeles. Seleksi pertama dikhususkan untuk Tekpram yakni Pionering, Peta Pita, Peta Panorama, Semaphore, dan Sandi Morse. Awalnya tim Abiyoso mengalami kesulitan di pionering karena kurangnya waktu untuk persiapan, namun di lomba selanjutnya yakni Peta Pita mereka lolos. Dengan kerja keras serta kekompakan antar anggota tim, akhirnya Ambalan Abiyoso berada di peringkat 1 se kawedanan Tenggeles dengan perolehan poin 250.

Selanjutnya babak final yang dilaksanakan pada hari Minggu (12/11) dalam babak final Ambalan Abiyoso melawan Ambalan Hasyim Asyari dari MA NU Hasyim Asyari 2 Kudus perwakilan dari Kawedanan Cendono dan Ambalan Dr. Sutomo dari SMKN 3 Kudus Kawedanan Kota. Di babak final peserta lebih di fokuskan pada teori Kepramukaan, kebudayaan di Kudus, Tarian dan Lagu-lagu wajib Indonesia, serta Pengetahuan Umum.

Babak final dimulai pukul 16.00 WIB sampai pukul 17.30 WIB. Di babak final ini dibagi menjadi 3 regu. Regu A, regu B, regu C, Ambalan Abiyoso mendapat bagian di Regu C. Pertanyaan yang diujikan di babak final ada 3 bagian yaitu pertanyaan wajib yang harus dijawab oleh masing-masing ambalan, pertanyaan lemparan hampir sama dengan pertanyaan wajib setiap ambalan mendapatkan pertanyaan masing-masing tetapi bila tidak bisa akan dilempar ke urutan regu berikutnya dan bila urutan regu yang dilempari pertanyaan masih tetap tidak bisa sampai regu terakhir maka pertanyaan akan hangus. Terakhir bagian rebutan, dalam bagian ini ada 10 pertanyaan yang harus dijawab dengan cara mengangkat bendera, yang pertama kali mengangkat benderalah yang berhak menjawab.

Pertanyaan wajib dan pertanyaan lemparan mendapatkan 100 poin jika jawaban benar, dan jika jawaban salah makan poin akan di kurangi 0, sedangkan pertanyaan rebutan jika benar mendapatkan 150 point sedangkan jika salah akan mendapatkan pengurangan nilai sebanyak 75 poin.

Di babak pertama pada pertanyaan wajib ambalan Abiyoso mendapatkan score 200, babak lemparan mendapatkan score 500 dan di babak rebutan tidak mendapatkan poin maupun pengurangan poin. Alhasil ambalan Abiyoso mendapatkan juara 2 dengan total score 700 poin. Sedangkan juara 3 Ambalan Hasyim Asyari dari MA NU Hasyim Asyari 2 Kudus dengan total score 625 poin dan juara 1 diraih oleh Ambalan Dr. Sutomo dari SMKN 3 Kudus dengan total score 1350 poin.

“Kami sangat bersyukur bisa mendapatkan juara 2 dan memberikan oleh-oleh piala kepada smk, awalnya sempat minder karena kami menyadari lawan kami berat-berat dan kami hanya bisa optimis dengan apa yang kami punya, kerja sama dan kekompakanlah yang membawa kami menjadi juara 2”. Ucap Rizky Bayu peserta LCTP dari Ambalan Abiyoso. NYL/Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *